PERAN ETIKA DAN KEPATUHAN HKI DALAM MEMBANGUN EKOSISTEM WIRAUSAHA BERKELANJUTAN
DOI:
https://doi.org/10.70197/jebisma.v3i2.165Keywords:
Etika Bisnis, Hak Kekayaan Intelektual (HKI), Kepatuhan Hukum, Wirausaha Berkelanjutan, InovasiAbstract
Ekosistem wirausaha berkelanjutan tidak hanya bertumpu pada kemampuan inovasi dan kreativitas pelaku usaha, tetapi juga pada sejauh mana nilai-nilai etika dan kepatuhan terhadap regulasi hukum diterapkan secara konsisten. Etika bisnis menjadi fondasi moral yang menentukan bagaimana pelaku usaha mengambil keputusan yang bertanggung jawab, transparan, dan tidak merugikan pihak lain. Penerapan prinsip-prinsip etis seperti kejujuran, keadilan, dan tanggung jawab sosial akan memperkuat kepercayaan konsumen, menciptakan hubungan bisnis yang sehat, serta mendorong terciptanya reputasi usaha yang positif dan berkelanjutan.
Di sisi lain, kepatuhan terhadap regulasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) memiliki peran penting dalam melindungi inovasi, mencegah praktik plagiarisme, dan memastikan adanya penghargaan terhadap karya kreatif. Usaha yang patuh terhadap HKI akan lebih terlindungi dari risiko pelanggaran hukum, sehingga mampu menciptakan iklim kompetisi yang sehat dan mendorong inovasi baru. Integrasi antara etika bisnis dan kepatuhan HKI juga memperkuat daya saing pelaku usaha dalam menghadapi pasar global, di mana standar moral dan perlindungan hukum menjadi indikator utama keberlanjutan bisnis. Dengan demikian, kerangka konseptual yang menggabungkan kedua aspek ini sangat relevan untuk memahami bagaimana wirausaha dapat berkembang secara berkelanjutan, adil, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.
Downloads
References
Armstrong, M. J., Gaunt, P., Aithal, G. P., Barton, D., Hull, D., Parker, R., Hazlehurst, J. M., Guo, K., Abouda, G., & Aldersley, M. A. (2016). Liraglutide safety and efficacy in patients with non-alcoholic steatohepatitis (LEAN): a multicentre, double-blind, randomised, placebo-controlled phase 2 study. The Lancet, 387(10019), 679–690.
Fisher, W. (2001). Theories of intellectual property.
Irawan, M. R. N. (2020). Pengaruh Kualitas produk, harga dan promosi terhadap minat beli konsumen pada PT. Satria Nusantara Jaya. Ekonika: Jurnal Ekonomi Universitas Kadiri, 5(2), 140.
Kurata, K., Kageyama, I., Kobayashi, Y., Kodama, K., Li, X., & Lim, Y. (2025). Does the Intuition of Top Managers Influence Corporate Entrepreneurship? Administrative Sciences, 15(8), 313.
Patzelt, H., & Shepherd, D. A. (2011). Recognizing opportunities for sustainable development. Entrepreneurship Theory and Practice, 35(4), 631–652.
Sjahputra, A. (2019). Determinan tax avoidance pada perusahaan food and beverages di Indonesia. Scientific Journal Of Reflection: Economic, Accounting, Management and Business, 2(4), 371–380.
Trevino, L. K., & Nelson, K. A. (2021). Managing business ethics: Straight talk about how to do it right. John Wiley & Sons.
Velasquez, A. (2012). Social media and online political discussion: The effect of cues and informational cascades on participation in online political communities. New Media & Society, 14(8), 1286–1303.
WIPO. (2020). Understanding Intellectual Property. World Intellectual Property Organization.
WIPO. (2019). Intellectual Property and Innovation in the Digital Age. World Intellectual Property Organization.
Wulandari, A., & Fazizah, A. (2024). PENGARUH SOSIAL MEDIA MARKETING, KREATIVITAS IKLAN DAN CO-BRANDING TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN DAN KEPUASAN PELANGGAN:(Studi pada followers Jiniso yang membeli produk Jiniso menggunakan metode transfer di Aplikasi Tiktok-Tokopedia). Musytari: Neraca Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 8(6), 131–140.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Abel Widi Astuti, Agung Winarno, Wening Patmi Rahayu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


