ANALISIS SEKTOR EKONOMI UNGGULAN, POTENSIAL, DAN TERTINGGAL DI KABUPATEN PELALAWAN PASCAPANDEMI COVID-19

Authors

  • Pandu Dewanata Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin

DOI:

https://doi.org/10.70197/jebisma.v4i1.248

Keywords:

Static Location Quotient, Dynamic Location Quotient, sektor ekonomi, PDRB, Kabupaten Pelalawan

Abstract

Penelitian ini mengklasifikasikan sektor ekonomi di Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, dengan memanfaatkan data PDRB Atas Dasar Harga Konstan tahun 2018 dan 2022 guna mengamati pergeseran struktur ekonomi daerah pada masa sebelum dan sesudah pandemi Covid-19. Analisis menggunakan dua alat ukur, yaitu Static Location Quotient (SLQ) untuk menilai tingkat spesialisasi sektor terhadap perekonomian provinsi, dan Dynamic Location Quotient (DLQ) untuk mengukur laju pertumbuhan sektor tersebut. Data penelitian bersumber dari BPS Provinsi Riau dan BPS Kabupaten Pelalawan, meliputi 17 lapangan usaha berdasarkan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia.Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh 17 sektor mencatat nilai SLQ di bawah satu pada tahun 2018 maupun 2022, sehingga tergolong sektor non basis. Dari sisi DLQ, seluruh sektor berada pada kategori potensial pada tahun 2018. Namun pada tahun 2022, hanya sektor Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial serta sektor Jasa Lainnya yang masih bertahan di kategori tersebut, sementara 15 sektor lainnya bergeser ke kategori tertinggal. Rata-rata nilai DLQ juga turun dari 1,30 menjadi 0,81. Temuan ini mengindikasikan bahwa pandemi Covid-19 menghambat pertumbuhan dinamis hampir seluruh sektor ekonomi di Kabupaten Pelalawan, sekaligus menegaskan kerentanan struktural ekonomi daerah yang masih bertumpu pada sektor non basis.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adao, R., Kolesar, M., dan Morales, E. (2019). Shift-share designs: Theory and inference. Quarterly Journal of Economics, 134(4), 1949-2010.

Arsyad, L. (2015). Ekonomi pembangunan (5th ed.). UPP STIM YKPN.

Aswandi, H., dan Kuncoro, M. (2002). Evaluasi penetapan kawasan andalan: Studi empiris di Kalimantan Selatan 1993-1999. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia, 17(1), 27-45.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Pelalawan. (2022). Kabupaten Pelalawan dalam angka 2022. BPS Kabupaten Pelalawan.

Badan Pusat Statistik Provinsi Riau. (2022). Produk domestik regional bruto Provinsi Riau menurut lapangan usaha 2018-2022. BPS Provinsi Riau.

Bendavid-Val, A. (1991). Regional and local economic analysis for practitioners (4th ed.). Praeger Publishers.

Blakely, E. J., dan Bradshaw, T. K. (2002). Planning local economic development: Theory and practice (3rd ed.). Sage Publications.

Capello, R. (2016). Regional economics (2nd ed.). Routledge.

Dewanata, Pandu. “Analisis Volume Saham Campina Ice Cream Industry Tbk. (ISSI): Regresi dengan Teknik Imputasi LOCF.” IJIEB: Indonesian Journal of Islamic Economics and Business Vol 7,No 2 (December 2022): 72–93.

Dewanata, Pandu, and Kasful Anwar Us. “Keuangan Syariah Dalam Literasi Modern.” Transekonomika: Akuntansi, Bisnis dan Keuangan 1, no. 6 (2021): 560–66. https://doi.org/10.55047/transekonomika.v1i6.95.

Dewanata, Pandu, and Doni Kurniawan. “Analisis Location Quotient Dan Shift Share Dalam Menentukan Sektor Basis Dan Non-Basis Di Kabupaten Lampung Timur Provinsi Lampung.” Neraca Akuntansi Manajemen, Ekonomi 25, no. 8 (2026).

Dewanata, Pandu, and Doni Kurniawan. Zakat Sebagai Instrumen Fiskal Islam: Kajian Literatur Terhadap Mekanisme, Pengelolaan, Dan Relevansinya. 3, no. 02 (2026). https://doi.org/10.54622/jimbis.v3i02.801

Emilia, dan Imelia. (2006). Modul ekonomi regional. Jurusan Ilmu Ekonomi, Universitas Jambi.

Febrianti, E., dan Sarfiah, S. N. (2022). Analisis sektor unggulan untuk mewujudkan Kota Magelang yang maju dan berdaya saing. Jurnal Jendela Inovasi Daerah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Magelang, 5(1), 28-51.

Hendayana, R. (2003). Aplikasi metode Location Quotient (LQ) dalam penentuan komoditas unggulan nasional. Informatika Pertanian, 12(1), 1-21.

Hoover, E. M., dan Giarratani, F. (2020). An introduction to regional economics (3rd ed.). Regional Research Institute, West Virginia University.

Isserman, A. M. (1977). The location quotient approach to estimating regional economic impacts. Journal of the American Institute of Planners, 43(1), 33-41.

Jaeger, D. A., Ruist, J., dan Stuhler, J. (2022). Shift-share instruments and dynamic adjustments: The case of immigration. Review of Economics and Statistics, 104(6), 1161-1176.

Kuncoro, M. (2018). Mudah memahami dan menganalisis indikator ekonomi (2nd ed.). UPP STIM YKPN.

Lin, G., Jiang, D., Fu, J., Wang, D., dan Li, X. (2019). A spatial shift-share decomposition of energy consumption changes in China. Energy Policy, 135, 111034.

Loveridge, S., dan Selting, A. C. (1998). A review and comparison of shift-share identities. International Regional Science Review, 21(1), 37-58.

McKenzie, G. (2019). Spatiotemporal comparative analysis of scooter-share and bike-share usage patterns in Washington, D.C. Journal of Transport Geography, 78, 19-28.

Miller, M. M., Gibson, L. J., dan Wright, N. G. (1991). Location quotient: A basic tool for economic development analysis. Economic Development Review, 9(2), 65-68.

Mujaini, T. (2019). Analisis komoditas unggulan pertanian wilayah Kabupaten Muaro Jambi. Jurnal Pembangunan Berkelanjutan, 2(1), 1-16.

OECD. (2021). COVID-19 and well-being: Life in the pandemic. OECD Publishing.

Othman, N., dan Yusop, Z. (2022). Shift-share analyses of Malaysia's export competitiveness: The case of oleochemical products. Journal of Economics Studies and Research, 2(1), 1-12.

Prasetyo, P. E. (2018). Fundamental makroekonomi. Beta Offset.

Purnama, M. A., Ihsannudin, dan Wijayanti, D. E. (2022). Identifikasi sektor ekonomi unggulan dan perubahan ekonomi Kabupaten Sumenep pada tahun 2016-2020. AGRISCIENCE, 3(1), 190-212.

Putri, Nadya Eka, Sri Halimah, Rifqi Habibi, et al. “The Influence of Product Quality and Marketing Strategy Management on Consumer Satisfaction and Customer Loyalty with the Use of Wardah Skincare Products in Jambi City.” International Journal of Economics (IJEC) 3, no. 2 (2024): 1212–19. https://doi.org/10.55299/ijec.v3i2.1133.

Ralls, K., Ballou, J. D., Dudash, M. R., Eldridge, M. D. B., Fenster, C. B., Lacy, R. C., Sunnucks, P., dan Frankham, R. (2018). Call for a paradigm shift in the genetic management of fragmented populations. Conservation Letters, 11(2), e12412.

Rustiadi, E., Saefulhakim, S., dan Panuju, D. R. (2019). Perencanaan dan pengembangan wilayah (4th ed.). Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Santohani, M. P., dan Cahyono, H. (2022). Analisis sektor potensial sebagai upaya peningkatan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pacitan. Independent: Journal of Economics, 2(3), 145-159.

Sari, M., dan Cahyono, H. (2022). Dampak pandemi COVID-19 terhadap struktur ekonomi daerah di Jawa Timur. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 20(1), 45-58.

Sjafrizal. (2018). Ekonomi regional: Teori dan aplikasi. Niaga Swadaya.

Stimson, R. J., Stough, R. R., dan Roberts, B. H. (2006). Regional economic development: Analysis and planning strategy (2nd ed.). Springer.

Sukirno, S. (2019). Makroekonomi: Teori pengantar (3rd ed.). PT Raja Grafindo Persada.

Suparmoko, M. (2016). Ekonomi publik untuk keuangan dan pembangunan daerah. Andi Offset.

Suyatno. (2000). Analisis economic base terhadap pertumbuhan ekonomi daerah Tingkat II Wonogiri: Menghadapi implementasi UU No. 22 Tahun 1999 dan UU No. 25 Tahun 1999. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 1(2), 144-159.

Tabellini, M. (2020). Gifts of the immigrants, woes of the natives: Lessons from the age of mass migration. The Review of Economic Studies, 87(1), 454-486.

Tarigan, R. (2016). Ekonomi regional: Teori dan aplikasi (Rev. ed.). Bumi Aksara.

Wahidin, Yuniarti, T., dan Astuti, E. (2023). Analisis sektor unggulan dan potensial kabupaten dan kota Pulau Sumbawa Provinsi Nusa Tenggara Barat. Elastisitas: Jurnal Ekonomi Pembangunan, 5(1), 74-84.

Wahyuningsih, S. (2019). Analisis potensi ekonomi sektoral melalui pendekatan LQ dan DLQ di Kabupaten Grobogan. Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah, 17(2), 101-112.

Widodo, T. (2020). Perencanaan pembangunan: Aplikasi komputer. UPP STIM YKPN.

World Bank. (2020). Indonesia economic prospects: A long way to go. World Bank Group.

Downloads

Published

2026-08-08

How to Cite

Dewanata, P. (2026). ANALISIS SEKTOR EKONOMI UNGGULAN, POTENSIAL, DAN TERTINGGAL DI KABUPATEN PELALAWAN PASCAPANDEMI COVID-19. Jurnal Ekonomi Bisnis Manajemen Dan Akuntansi (JEBISMA), 4(1). https://doi.org/10.70197/jebisma.v4i1.248